Bekerja tidak selalu merupakan pilihan, tetapi seringkali merupakan kebutuhan. Namun, apa yang terjadi jika suatu penyakit mencegah kita untuk melakukan aktivitas kerja? Ada jaring pengaman untuk situasi ini: Tunjangan Sakit.
Artikel ini membahas isu-isu penting seperti sifat dari Tunjangan SakitBerapa banyak yang bisa Anda terima, dan bagaimana cara mengajukan permohonan untuk mendapatkan manfaat tersebut. Ikuti terus untuk mempelajari lebih lanjut!
Apa itu tunjangan sakit?
Tunjangan Sakit adalah tunjangan penting yang ditawarkan oleh Lembaga Jaminan Sosial Nasional (INSS). Tunjangan ini dirancang untuk menggantikan gaji mereka yang tidak dapat bekerja karena sakit.
Undang-Undang No. 8.213/91 (pasal 59) menjamin bantuan ini.
Penting untuk mengklarifikasi bahwa tunjangan ini dimaksudkan untuk memberikan kompensasi atas ketidakmampuan untuk bekerja, bukan penyakit itu sendiri. Oleh karena itu, seseorang hanya berhak atas tunjangan ini jika penyakit tersebut mencegah mereka untuk bekerja. Dan perlu memenuhi persyaratan tertentu untuk mengakses tunjangan tersebut.
Siapa yang berhak menerima tunjangan sakit?
Untuk memenuhi syarat mendapatkan tunjangan sakit, tiga kriteria harus dipenuhi: ketidakmampuan untuk bekerja, pemenuhan masa iuran minimum, dan status sebagai peserta asuransi.
Ketidakmampuan Kerja
Hak untuk mendapatkan tunjangan tersebut mensyaratkan bahwa pekerja tidak mampu melakukan aktivitas kerjanya selama lebih dari 15 hari.
Hari-hari ini tidak perlu berurutan; cukup berjumlah 15 hari dalam periode 60 hari.
Bagi karyawan di bawah CLT (undang-undang ketenagakerjaan Brasil), pekerja rumah tangga, dan pekerja mandiri, tunjangan dapat diajukan sejak hari dimulainya kecacatan, dalam kasus pekerja opsional, MEI (pengusaha mikro perorangan), kontributor perorangan, dan kategori lainnya.
Kekurangan
Masa tunggu adalah periode kontribusi minimum ke INSS (Lembaga Jaminan Sosial Nasional Brasil), serupa dengan masa tunggu untuk program asuransi kesehatan.
Dalam kebanyakan kasus, masa tunggu adalah 12 bulan. Ada jenis tunjangan sakit akibat kecelakaan kerja yang tidak memerlukan masa tunggu, yang diberikan ketika pekerja menjadi tidak mampu bekerja karena kecelakaan kerja.
Selain itu, masa tunggu dapat ditiadakan dalam kasus penyakit serius, seperti AIDS, kanker, penyakit Parkinson, dan lain-lain.
Status Tertanggung
Memiliki "status diasuransikan" berarti berhak atas manfaat dari INSS (Lembaga Jaminan Sosial Nasional Brasil), yang diperoleh setelah memenuhi periode kontribusi yang dipersyaratkan.
Status ini tetap berlaku selama Anda terus membayar iuran ke INSS (Jaminan Sosial Brasil). Jika Anda berhenti membayar iuran, Anda mungkin akan kehilangan status ini.
Namun, ada periode di mana Anda dapat berhenti membayar iuran tanpa kehilangan status kepesertaan asuransi, yang lamanya bervariasi tergantung pada beberapa faktor.
Berapa banyak yang akan saya terima dari Tunjangan Disabilitas?
Besaran tunjangan sakit tidak tetap dan dapat bervariasi tergantung pada sejumlah faktor, seperti gaji yang Anda terima selama berkontribusi ke INSS (Lembaga Jaminan Sosial Brasil), rata-rata 12 gaji kontribusi terakhir Anda, dan apakah Anda termasuk orang yang diasuransikan secara khusus.
Bagi peserta asuransi khusus, seperti pekerja pedesaan, nelayan tradisional, dan masyarakat adat, jumlah tunjangan sakit adalah satu upah minimum, yang pada tahun 2023 sebesar R$1.320.
Jika Anda tidak termasuk dalam kategori ini, Anda akan menerima 91% dari gaji tunjangan, yang dihitung dengan rata-rata aritmatika sederhana dari semua gaji kontribusi Anda.
Durasi bantuan: kapan dimulai dan kapan berakhir?
Pekerja yang memenuhi kriteria untuk mendapatkan bantuan akan mulai menerima pembayaran pada hari ke-16 ketidakhadiran. 15 hari pertama ketidakhadiran adalah tanggung jawab perusahaan.
Di sisi lain, peserta asuransi lainnya mulai menerima tunjangan sejak hari pertama mengalami disabilitas.
Namun, agar memenuhi syarat untuk mendapatkan manfaat dalam jangka waktu tersebut, Anda harus mengajukan permohonan Manfaat Sakit dalam waktu maksimal 30 hari setelah cuti. Manfaat tersebut berlanjut hingga orang yang diasuransikan pulih dan mampu bekerja kembali.
Bagaimana cara mengajukan tunjangan sakit?
Langkah pertama untuk mendapatkan Tunjangan Disabilitas adalah dengan meminta pemeriksaan medis. Anda dapat menjadwalkan pemeriksaan di situs web INSS, menghubungi hotline bebas pulsa 135, atau mengunduh aplikasi "Meu INSS" dan meminta "Ajukan Tunjangan Disabilitas".
Namun, penting untuk mengetahui persyaratan agar tidak kehilangan akses ke tunjangan sakit. Informasi mengenai pemeriksaan medis, seperti tanggal, lokasi, persyaratan, dan dokumen yang diperlukan, harus selalu diingat.
Bagaimana jika permohonan tunjangan disabilitas saya ditolak?
Jika permohonan tunjangan disabilitas Anda ditolak, Anda dapat mengajukan permohonan baru atau menempuh jalur hukum.
Opsi kedua mungkin lebih berhasil, terutama jika Anda diwakili oleh pengacara yang berspesialisasi.
Meskipun demikian, sangat penting untuk mengingat hak-hak Anda dan memperjuangkannya, baik melalui permohonan baru maupun tindakan hukum.
Kesimpulan
Dengan informasi dalam artikel ini, Anda sekarang memiliki pemahaman yang lebih baik tentang Tunjangan Sakit: apa itu, siapa yang berhak mendapatkannya, berapa banyak yang dapat Anda terima, dan bagaimana cara mengajukannya.
Kami harap Anda tidak pernah membutuhkannya, tetapi jika perlu, ada baiknya untuk bersiap. Ini adalah hak lain yang telah Anda pelajari dan dapat Anda gunakan jika diperlukan.



